Kamis, 24 Juni 2010

8 Langkah Menarik Klien

Ada susunan logis untuk membangun bisnis, baik online atau offline. Ada hal-hal tertentu yang harus Anda lakukan untuk melihat bisnis Anda tumbuh. Dengan berkomitmen mengikuti delapan langkah ini, Anda bisa menarik lebih banyak klien dan mendapatkan penghasilan yang Anda inginkan.

Langkah Satu: Target yang Jelas

Sebelum Anda melakukan marketing, Anda harus menemukan siapa yang menjadi audien Anda. Lakukan riset dan temukan produk atau jasa Anda yang paling dibutuhkan. Tanpa ada pemahaman yang jelas siapa target Anda, marketing Anda tidak bisa efektif.

Dengan pendekatan khusus Anda akan membantu nilai konversi Anda. Mungkin ini akan membuat Anda gugup untuk mempersempit pilihan Anda, tapi ini adalah langkah pertama untuk menarik klieng dengan waktu yang lebih panjang. Berikut adalah benefit lainnya untuk memperpendek fokus Anda: setiap kali Anda memberikan spesialisasi, Anda bisa mengenakan lebih untuk jasa Anda.

Tahap Dua: Memahami Apa yang Mereka Inginkan Secara Emosional dan Logis

Setelah Anda mengidentifikasikan target audien terbaik Anda, maka inilah saatnya untuk belajar apa yang sangat mereka inginkan. Apa yang ingin mereka dapatkan? Apa yang membuat mereka terjaga?

Memasarkan produk tidak akan ada artinya jika Anda tidak yakin dengan apa yang diinginkan target pasar. Konsepnya adalah: orang membeli apa yang mereka inginkan, bukan apa yang mereka pikir dibutuhkan. Kenali pasar dan Anda akan menemukan penjualan yang lebih mudah.

Tahap Tiga: Kemas Apa yang Anda Tawarkan Menjadi Hasil Akhir yang Diinginkan

Karena Anda memahami pasar dengan baik, Anda tahu apa yang diinginkan dan hasil yang ingin mereka dapatkan. Semakin Anda mendekati hasil akhir yang diinginkan, semakin baik Anda melakukan bisnis. Kemas produk Anda sesuai dengan hasil tersebut, sehingga Anda selalu memenuhi kebutuhan klien Anda.

Saat Anda benar-benar memasuki apa yang dibutuhkan target pasar, Anda akan merasakan hiruk-pikuk bisnis yang berjalan mulus. Anda akan berhenti mendorong dan menggali penjualan dan melihat bagaimana semuanya mengalir bersamaan – kebutuhan sekelompok orang, dan kemasan produk untuk memenuhi kebutuhan mereka. Apa yang dibawa? Orang tidak membeli hanya karena mereka mengerti sesuatu, mereka membelik karena mereka merasa paham.

Tahap Empat: Menciptakan Penawaran yang Tidak Bisa Ditolak

Apa yang sesungguhnya Anda berikan pada produk, dan apa yang seharusnya diberikan oleh klien? Agar marketing menjadi efektif, Anda harus bisa menjawab pertanyaan tersebut dalam satu kalimat. Misalnya: “Beri saya sepuluh menit per hari dan saya akan memberikan tubuh yang selalu Anda inginkan .”

Anda ingin menyatakan penawaran Anda dalam cara yang menarik sehingga membuat orang mengangkat tangannya dan berkata “Aku ingin itu!” Terus kembangkan penawaran dalam satu-kalimat; ini akan membentuk dasar pemasaran Anda lainnya.

Tahap Lima: Keluar dan Temukan Target Audien Anda

Dimana orang paling sering membeli produk Anda? Apakah mereka bergabung dengan forum diskusi online? Publikasi apa yang mereka baca? Organisasi apa yang mereka ikuti?

Jika Anda melakukan riset pasar yang baik di tahap sebelumnya, Anda sudah tahu jawabannya. Sekarang lihatlah keluar dan buatlah penawaran yang bagus di iklan, forum, diskusi dan cara apapun yang bisa Anda lakukan yang bisa dijangkau oleh audien.

Tahap Enam: Melatih Tindak Lanjut

Anda sudah melakukan riset, membuat produk yang bagus, mengemasnya untuk memenuhi kebutuhan audien, dan membuat penawaran dimana mereka tertarik. Untuk memaksimalkan kerja keras yang sudah Anda lakukan, Anda harus menindaklanjutinya dengan konsisten.

Cara terbaik apa untuk memastikan apa yang terjadi? Dengan membuat otomasi dan membuatnya sistematis serta tindak lanjut sebanyak mungkin. Berikut aturannya: Selalu lakukan tindak lanjut, dan menemukan cara untuk membuatnya otomatis.

Tahap Tujuh: Menutup Pembelian

Ini penting jika Anda ingin sukses. Belajar bagaimana membuat mereka terlibat dalam bisnis. Bagi beberapa perusahaan, bisa berarti pertemuan tatap muka, dan bagi yang lainnya, proses penjualan bisa dibuat otomasi. Kecuali uang Anda berpindah tangan, maka Anda tidak sungguh-sungguh menjalankan bisnis.

Cara apapun yang Anda pilih untuk menutup penjualan, Anda harus memberikan informasi yang memadai bagi prospek sehingga mereka yakin untuk membeli. Membuat pembagian-informasi otomatis sebanyak mungkin, dengan halaman web, surat sales letter, dan brosur sehingga Anda bisa memperluasnya dengan waktu yang sedikit.

Tahap Delapan: Membuat Penawaran Tambahan

Tumpukan profit Anda dibuat dari tambahan sales untuk memuaskan pelanggan. Anda sudah membangun hubungan dengan mereka dan mereka tahu Anda bisa dipercaya. Menciptakan produk yang bisa Anda tawarkan saat Anda terus mendengarkan solusi apa yang mereka butuhkan.

Klien jangka panjang ini memberikan stabilitas pada bisnis Anda, dan Anda tidak terus-menerus mengejar klien baru. Belajar membuat penawaran tambahan akan membuat pembedaan apakah bisnis Anda bertahan.

Dengan mengikuti delapan langkah yang menempatkan Anda untuk menarik klien baru dan menghasilkan tambahan pendapatan. Tetap kerjakan sampai Anda menyempurnakan produk dan penawaran Anda. Otomasikan proses sebanyak yang Anda bisa, dan jangan lupa menawarkan produk tambahan untuk memuaskan pelanggan. Dengan melakukannya, Anda menujuk jalan mendapatkan income yang Anda inginkan.

Oleh: Bernadette Doyle adalah pakar di bidang pemasaran usaha kecil.
Sumber: www.businessknowhow.com

Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com
Artikel: www.pengusahamuslim.com

Sabtu, 27 Februari 2010

KONSEP DASAR SISTEM OPERASI

KONSEP DASAR SISTEM OPERASI


A. Seputar sistem Operasi

Sistem operasi adalah sebuah penghubung antara pengguna dari komputer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada sistem operasi orang hanya mengunakan komputer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi manusia, sistem operasi ikut berkembang, sehingga pada saat ini terdapat berbagai sistem operasi dengan keunggulan masing- masing. Untuk lebih memahami sistem operasi maka sebaiknya kita mengetahui terlebih dahulu beberapa konsep dasar mengenai sistem operasi itu sendiri.

Pengertian secara umum adalah pengelola seluruh sumberdaya yang terdapat pada sistem komputer dan menyediakan sekumpulan layanan (sistem calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumberdaya sistem komputer.


B. Sejarah Sistem Operasi

Setelah komputer diciptakan, menurut TANENBAUM Sistem Operasi mengalami perkembangan yang sangat pesat, dan bisa dibagi kedalam empat generasi :
1.Generasi Pertama
Generasi Pertama, antara tahun 1945-1955. Generasi ini adalah awal perkembangan sistem komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan error. Pada generasi ini belum ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan secara langsung.

2. Generasi Kedua
Generasi Kedua, antara tahun 1955-1965 generasi ini adalah masanya Batch Processing System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi secara berurutan.Pada generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi, tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem operasi adalah FMS dan IBSYS

3. Generasi Ketiga
Generasi Ketiga, antara tahun 1965-1980. Pada generasi ini perkembangan sistem operasi dikembangkan untuk melayani banyak pemakai sekaligus, dimana pemakai- pemakai interaktif berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer, maka sistem operasi menjadi multiuser (di gunakan banyak orang sekaligus ) dan multiprogramming (melayani banyak program sekaligus).

4. Generasi Keempat
Generasi Keempat, Sistem Operasi berbasis Jaringan, antara tahun 1980 - 199x. Sistem operasi dipergunakan untuk jaringan komputer dimana pemakai menyadari keberadaan komputer-komputer yang saling terhubung satu sama lainnya. Pada masa ini user juga telah dinyamankan dengan Graphical User Interface yaitu antermuka komputer yang berbasis grafis yang sangat nyaman, pada masa ini juga dimulai era komputasi tersebar dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang lebih baik.






C. Konsep Dasar Sistem Operasi

1.Komponen Sistem Operasi
1.1 Manajemen Proses
Proses adalah sebuah program yang sedang dijalankan (eksekusi). Sistem operasi bertanggung jawab terhadap aktifitas yang berhubungan dengan manajemen proses:
- Penanganan Deadlock
- Komunikasi antar proses
- Sinkronisasi antar proses

1.2 Managemen Memori Utama
Memori sebagai tempat penyimpanan intruksi/data dari program.Umumnya memori utama bersifat “Volatile” - tidak permanen, manajemen memori berhubungan dengan sistem operasi untuk melacak pemakaian memori dan mengatur load memori.

1.3 Managemen Berkas/File
berkas adalah kumpulan informasi yang berhubungan, biasanya berkas merepresentasikan program dan data.Manajemen berkas/file berhubungan dengan pembuatan dan penghapusan berkas, direktori



2.

3.Managemen I/O
I/O terdiri dari :
- System buffer yang berfungsi untuk menampung sementara data dari/ke piranti I/O
- Spooling yang berfungsi melakukan penjadwalan pemakaian I/O
- Antar muka device-driver yang umum supaya sistem operasi dapat seragam(buka, baca, tulis, tutup).
- Driver perangkat keras yang berfungsi untuk melakukan operasi rinci/detail untuk perangkat keras

4.Managemen Penyimpanan Sekunder
Penyimpanan Sekunder ada karena memori utama bersifat sementara dan berkapasitas kecil, untuk menyimpan data permanen maka harus menyediakan penyimpanan sekunder

5.Jaringan
Jaringan adalah kumpulan prosessor yang tidak berbagi memori atau clock, dimana memiliki memori lokal masing-masing. Jaringan menyediakan akses pengguna ke bermacam-macam sumber daya.

6.Sistem Proteksi
Sistem Proteksi berkenaan dengan mekanisme untuk mengontrol akses yang dilakukan oleh program, prosesor, pengguna sistem maupun pengguna sumber daya. Mekanisme proteksi harus :
- Membedakan antara penggunaan yang sah dan tidak sah
- Spesifikasi kontrol supaya bisa diterima
- Menyediakan alat untuk pemberlakuan sistem

7.Command-Interpreter System
Sistem operasi menungggu perintah dari pengguna(Command Driven). Ada beberapa program yang membaca intruksi dan mengartikan control statement(keinginan pengguna), antara lain :
- Control-card interpreter
- Command-line intepreter.
- UNIX shell

Command-Interpreter System sangat bervariasi dari satu sistem operasi ke sistem operasi yang lain dan disesuaikan dengan tujuan dan teknologi I/O peranti yang ada. Contohnya : CLI, Windows, Pen-Based(Touch) dan lain-lain.

D.Pelayanan Sistem Operasi

Pelayanan Sistem Operasi antara lain :
Eksekusi Program : meload program ke memori dan menjalankannya(run)
Operasi I/O : pengguna tidak bisa mengontrol I/O secara langsung (untuk efisiensi dan keamanan)
manipulasi sistem berkas : membaca, menulis, membuat dan menghapus file.

Komunikasi : pertukaran informasi, dapat dilaksanakan melalui shared memory atau messaging passing.
Deteksi Error : mempertahankan kestabilan dengan mendeteksi error (pada CPU, perangkat keras memori, I/O, program pengguna) dan jika bisa memperbaikinya















































KONSEP DASAR SISTEM OPERASI



NAMA : ANTONI RIPASSA
KELAS : 2 KA 14
NPM : 10108273

Selasa, 05 Januari 2010

BAB II - RUANG LINGKUP ORGANISASI & METODE

BAB II - RUANG LINGKUP ORGANISASI & METODE



1. SIFAT DAN MAKSUD ORGANISASI DAN METODE





Sebelum kita bahas apa saja yang termasuk ke dalam ruang lingkup organisasi dan metode, maka kita akan membahas apa yang menjadi sifat dan maksud organisasi metode. Mengapa harus demikian ? Karena ruang lingkup organisasi dan metode akan menyangkut masalah efisiensi prosedur tata kerja yang dipakai dalam melaksanakan fungsi-fungsi manajemen oleh manajer (pimpinan).



Sedangkan dari pengertian organisasi dan metode, antara manajemen, organisasi dan tata kerja merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan artinya kalau tata kerjanya sudah efisien berarti diharapkan pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen dalam organisasi bisa berjalan lancar.



Jadi sifat dan maksud organisasi metode adalah pelayanan terhadap manajer dan administrasi yang berusaha memajukan pekerjaan mereka atau tata kerja yang dipergunakan dalam rangka pencapaian efisiensi yang maksimal pada organisasi.






2. PENGERTIAN EFISIENSI





Efisiensi adalah perbandingan terbaik atau rasionalitas antara hasil yang diperoleh atau output dengan kegiatan yang dilakukan serta sumber dan waktu yang digunakan.



Kalau dirumuskan sebagai berikut :



Efisiensi = Output dibagi Input



Efisiensi di sini harus diperhatikan benar-benar karena merupakan syarat atau ukuran pada pelaksanaan kerja yang setepat-tepatnya sehingga O & M sebagai bantuan secara teknis dan praktis dalam melaksanakan fungsi manajemen bisa memanfatkan sumbersumber waktu dan ruangan yang tersedia secara maksimal.



Syarat pencapaian efisiensi dalam O & M adalah sebagai berikut:



1. Pencapaian target haruslah berhasil guna maksudnya target tercapai sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan tetapi mutu dari hasil kerja tersebut juga harus diperhatikan.

2. Ekonomi artinya dalam pencapaian effective (berhasil guna) penggunaan biaya, tenaga kerja, material, peralatan dan waktu sudah digunakan setepat-tepatnya.




3. Pelaksanaan kerja bisa dipertanggungjawabkan.

4. Harus benar-benar mencerminkan pembagian kerja yang nyata karena adanya keterbatasan kemampuan perseorangan.

5. Rasionalitas wewenang dan tanggung jawab artinya antara wewenang dan tanggung jawab yang dibebankan kepada tenaga kerja harus seimbang.

6. Prosedur kerja yang praktis, dapat dikerjakan dan dapat dilaksanakan. Hal ini untuk mencerminkan bahwa 0 & M adalah kegiatan yang praktis maka target efektif dan ekonomis, pelaksanaan kerja yang dapat dipertanggung jawabkan serta pelayanan kerja yang memuaskan .



Efisiensi kerja dapat ditingkatkan melalui:

1. Pelaksanaan fungsi manajemen secara tepat

2. Pemanfaatan sumber-sumber daya ekonomi yang tepat

3. Pelaksanaan fungsi-fungsi organisasi sebagai alat pencapaian tujuan yang setepat-tepatnya.

4. Pengarahandan dinamika organisasi dilakukan untuk pengembangan dan kemajuan yang berkesinambungan.

3. RUANG LINGKUP ORGANISASI DAN METODE



Dengan melihat maksud dan sifat O & M merupakan pelayanan bagi manajer dan administrasi dalam melaksanakan fungsi manajemen maka O & M merupakan bantuan teknis dan praktis dalam pelaksanaan teori organisasi dan manajemen dengan setepat-tepatnya.



Dari sifat dan maksud O & M dapatlah dipahami ruang lingkup O & M adalah menyangkut bidang-bidang khusus dari organisasi dan manajemen yang detail dan luas scopenya.



Adapun kegiatan-kegiatan yang termasuk kedalam scope O & M adalah sebagai berikut :

1. Analisis organisasi (organization analysis).

2. Komunikasi dalam organisasi (communication in the organization).

3. Tentang tata kerja, prosedur kerja dan sistem kerja (work methods, procedures and systems).

4. Pentingnya filing dari segi 0 & M.

5. Pentingnya jangka waktu penyimpanan data dan dokumen (record retention and schedule).

6. Pentingnya formulir dari segi 0 & M .

7. Pendayagunaan mesin kantor (office machine).

8. Pendayagunaan perabotan dan peralatan kantor (office equipment).



9. Pentingnya tata ruang kantor dan perencanaan penyusunan ruangan kerja (office layout and space planning).

10. Pentingnya penulisan laporan dalam O & M.

11. Pentingnya buku pedoman kerja.

12. Pentingnya O & M anggaran belanja.

13. Analisis kepegawaian.

14. Pentingnya penyederhanaan kerja.

15. Organisasi unit O & M.

16. Kesimpulan akhir (final conclusion).



Sesuai dengan prinsip-prinsip dalam O & M maka pembahasan bidang-bidang tersebut akan dititikberatkan pada pembahasan tentang sistem, prosedur, dan tats kerjanya dalam kaitannya dengan asas efisiensi.



Adanya sistem, prosedur dan tata kerja yang tepat akan memungkinkan pelaksanaan fungsi-fungsi manajemen yang dilakukan top manajer juga tepat dan efisien dalam pemakaian sumber daya alam, sumber daya manusia maupun penggunaan waktu yang tersedia.

Jumat, 27 November 2009

program tinggi badan dengan cobol

IDENTIFICATION DIVISION.
PROGRAM-ID. TINGGI.
AUTHOR. DIANCANTIK.
ENVIRONMENT DIVISION.
DATA DIVISION.
WORKING-STORAGE SECTION.
01 MASUKAN.
02 NAMA PIC X(20).
02 TINGGI PIC X(5).
77 PREDIKAT PIC A(100).
SCREEN SECTION.
01 HAPUS-LAYAR.
02 BLANK SCREEN.
PROCEDURE DIVISION.
MULAI.
DISPLAY (4,4) "NAMA ? ". ACCEPT NAMA.
DISPLAY (6,4) "TINGGI BADAN ANDA ? ". ACCEPT TINGGI.
IF TINGGI>159
MOVE "SELAMAT ANDA TERMASUK TINGGI" TO PREDIKAT
ELSE
MOVE "SAYANG SEKALI ANDA TERMASUK PENDEK" TO PREDIKAT.
DISPLAY HAPUS-LAYAR.
DISPLAY (4,4) "----------- KETERANGAN -----------"
DISPLAY (6,4) "NAMA : ", NAMA.
DISPLAY (8,4) PREDIKAT.
SELESAI.
STOP RUN.

Manajemen Informasi